Lebih Akurat Mana? Uji Petik BPS Bandingkan Metode Combine Harvester dan Ubinan di Sidoarjo
Mari Membangun! Desa Kemuning, Tarik – Kabupaten Sidoarjo Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo bekerja sama dengan BPS Provinsi Jawa Timur menggelar uji petik perbandingan metode combine harvester dan ubinan dalam menghitung produktivitas padi.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Kemuning, Kecamatan Tarik ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas data statistik sektor pertanian.
Uji petik ini dipimpin langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Sidoarjo, Mohamad Isma’il, S.Si, M.Ec.Dev dan Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Jawa Timur, Drs. Adenan, MM.
Mereka bersama tim turun langsung ke lahan pertanian untuk melaksanakan metode ubinan secara manual, serta memantau panen menggunakan mesin combine harvester.
Tujuan Uji Petik: Tingkatkan Akurasi Data Produktivitas Padi
Kegiatan ini bertujuan untuk membandingkan hasil pengukuran produktivitas padi menggunakan dua pendekatan yang berbeda: metode ubinan yang selama ini digunakan sebagai standar, dan metode combine harvester yang mulai banyak diadopsi petani karena efisiensi waktu dan tenaga.
Dengan melakukan pengukuran pada bidang lahan yang sama, BPS ingin melihat perbedaan hasil dan memastikan konsistensi serta akurasi data produksi padi.
“Metode combine ini menjadi salah satu inovasi dalam pencatatan produksi padi yang dinilai lebih cepat, namun perlu diverifikasi dengan data ubinan agar valid dan dapat diandalkan,” jelas Mohamad Isma’il di sela kegiatan.
Manfaat Uji Petik Bagi Data Statistik Pertanian
Hasil dari kegiatan uji petik ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam perbaikan metodologi perhitungan statistik pertanian, khususnya di Kabupaten Sidoarjo.
Dengan data yang lebih akurat, kebijakan yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan produktivitas petani bisa disusun secara lebih tepat sasaran.
Selain itu, kolaborasi antara metode manual dan teknologi modern seperti combine harvester juga menunjukkan bahwa digitalisasi di sektor pertanian tetap membutuhkan dasar data yang kuat dan terukur.
Penutup
BPS terus berkomitmen meningkatkan kualitas data statistik yang menjadi fondasi utama pembangunan. Melalui uji petik seperti ini, masyarakat juga dapat lebih memahami pentingnya akurasi data dalam menyusun kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan petani.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap sumber berita, maka kami memberikan "backlink dofollow" untuk Bps Kabupaten Sidoarjo. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan otoritas situs, kredibilitas situs, dan peringkat situs di mesin pencari. Tertarik bekerjasama? Hubungi kami »





