Mari Membangun! Sidoarjo – Sekitar 50 aktivis dari Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur menggelar aksi damai di depan Kejaksaan Negeri Sidoarjo pada Selasa, 27 Mei 2025. Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan dan desakan terhadap sejumlah persoalan hukum, korupsi, dan tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemkab Sidoarjo yang dinilai belum terselesaikan secara menyeluruh.
Massa aksi datang dengan membawa mobil komando, spanduk, poster, dan ban bekas. Orasi dipimpin langsung oleh Holik Ferdiansah, yang menyuarakan berbagai tuntutan dengan lantang dan tertib.
Dalam orasinya, KCB memberikan apresiasi kepada Kejari Sidoarjo atas keberhasilan mengungkap kasus korupsi pengelolaan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Tambaksawah di Kecamatan Sedati, yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp9,7 miliar.
Namun, KCB juga mendesak agar penanganan kasus tersebut tidak berhenti di satu titik. Mereka meminta Kejari menelusuri dugaan keterlibatan empat mantan Kepala Dinas P2CTKR yang disebut dalam dakwaan, serta menyoroti absennya nama M Bachruni Aryawan—saat itu menjabat Kepala Dinas P2CTKR—dalam berkas perkara, meski diduga ikut terlibat.
“Kejaksaan perlu mengkaji lebih dalam peran Bachruni Aryawan karena indikasi keterlibatannya cukup kuat,” tegas Holik dalam orasinya.
Tak hanya itu, KCB juga mendesak agar Inspektur Daerah, Andjar Surjadianto, turut diperiksa karena dinilai lalai dalam menjalankan fungsi pengawasan internal. KCB menilai, lemahnya pengawasan menjadi salah satu faktor utama kasus korupsi ini tidak terdeteksi sejak awal.
Aksi unjuk rasa berlangsung kondusif. Massa berharap Kejari Sidoarjo bertindak adil dan profesional dalam menuntaskan penanganan kasus ini tanpa pandang bulu, demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Kabupaten Sidoarjo.(*)
Sebagai bentuk apresiasi terhadap sumber berita, maka kami memberikan "backlink dofollow" untuk MariMembangun.com. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan otoritas situs, kredibilitas situs, dan peringkat situs di mesin pencari. Tertarik bekerjasama? Hubungi kami »





